JAMBERITA.COM - Ketua DPRD Kota Jambi, M. Nasir menyebut banyak yang aneh dalam pemilu kali ini.
Dimana salah satu yang dikritiknya pembatasan alat peraga kampanye. Akibatnya lebih banyak gambar lembaga penyelenggara (KPU dan Bawaslu) daripada gambar caleg.
"Kita lihat saja sekarang, banyak gambar KPU dan Bawaslu daripada caleg," katanya.
Ia menyebutkan, belum lagi aturan yang ada didalam Peraturan KPU terlalu banyak.
Contohnya saja alat peraga yang tidak boleh mencantumkan logo partai. "Logo partai itu satu kesatuan dengan caleg, karena itu salah satu cara masyarakat lebih mudah menentukan pilihannya," imbuhnya. (am)
Bertemu Dengan Jokowi di Istana Bogor, Yusril: Insya Allah, Kan Sudah Sama-Sama!


Pemerintah dan DPR Setujui RUU PPRT Disahkan Jadi Undang-Undang



